Pengertian Hukum

Apa itu Hukum

Pengertian hukum adalah sistem di mana aturan dan peraturan ada yang mengatur perilaku manusia. Undang-undang juga ingin menjadi aturan tertulis atau tidak tertulis yang mengatur publik dan dapat dihukum karena pelanggaran.

Undang-undang akan menurunkan tingkat kejahatan. Pemegang kekuasaan tidak boleh sembarangan karena tunduk pada batasan hukum. Selanjutnya, hukum melindungi hak dan kewajiban setiap warga negara. Karena itu, negara harus memiliki sistem hukum yang tepat.

Pengertian Hukum Menurut Para Ahli

Beberapa ahli tidak hanya dijelaskan secara umum, tetapi juga mengomentari konsep hukum. Sejauh ini tidak ada ahli yang secara hukum setuju. Namun pada dasarnya hukum itu digunakan untuk mengatur dan melindungi masyarakat. Berikut ini beberapa pendapat ahli tentang pemahaman hukum.

  1. Plato
    Menurut Plato, undang-undang itu adalah peraturan yang tertib dan teratur. Dan itu bisa mengikat masyarakat atau pemerintah.
  2. Utrecht
    Utrecht percaya bahwa undang-undang adalah kumpulan instruksi dalam bentuk perintah dan larangan yang mengatur ketertiban umum. Aturan-aturan ini harus dihormati oleh masyarakat. Jika sakit, itu akan mengarah pada tindakan pemerintah.
  3. Prof. Dr. Van Kan
    Menurutnya, hukum adalah seluruh regulasi kehidupan yang dipaksa untuk melindungi kepentingan masyarakat.
  4. Achmad Ali
    Hukum adalah norma yang mengatur hukum kejahatan. Proses ini dilakukan oleh pemerintah dalam bentuk tertulis dan tidak tertulis. Dia akan menghadapi hukuman jika dia melanggar aturan ini.
  5. E. M. Meyers
    Memahami hukum menurut E. Meyers adalah aturan yang termasuk mempertimbangkan moralitas untuk perilaku manusia. Ini juga bisa menjadi panduan bagi pemegang kekuasaan negara.
  6. S. M. Amin
    Hukum adalah seperangkat aturan dan sanksi yang harus membawa ketertiban bagi masyarakat. Sehingga keamanan dan ketertiban umum tetap terjaga.
  7. Aristoteles
    Menurut Aristoteles, hukum bukan hanya kumpulan aturan yang hanya bisa mengikat masyarakat, tetapi juga pemilik hukum.
  8. Imanuel Kant
    Menurutnya, hukum adalah seluruh aturan yang dibatasi oleh hak orang lain. Karena itu, setiap orang harus menghormati hak dan kewajiban orang lain selama mereka tidak membahayakan orang yang bersangkutan.

Sumber Hukum

Pada dasarnya, sumber hukum adalah asal mula hukum. Sebelum hukum ada, harus ada sumber hukum terlebih dahulu. Sumber hukum dapat dibagi menjadi dua bagian:

  1. Sumber hukum formil
    Ada banyak sumber hukum formal, seperti:
  • Hukum Hukum adalah sumber hukum tertulis yang dibuat oleh cabang eksekutif dan legislatif.
  • Inci. Bea Cukai Berlaku untuk kota-kota tertentu dan di wilayah tertentu.
  • Perjanjian. Kontrak adalah perjanjian antara satu negara dan negara lain. Kelompok kontrak dibagi menjadi 2 kontrak bilateral, yang entah bagaimana dilaksanakan oleh dua negara. Ada juga perjanjian multilateral yang ditandatangani oleh tiga atau lebih negara untuk mencapai kesepakatan.
  • Hukum. Yurisprudensi adalah keputusan hakim yang tidak memiliki keputusan hukum. Jadi ini akan menjadi arahan lain yang mirip dengan yurisprudensi.
  • Pengajaran. Doktrin adalah pendapat para ahli hukum sebagai prinsip atau dasar penting dalam dunia hukum.

2. Sumber Hukum Materil
Sumber hukum substantif adalah hasil dari berbagai fenomena politik, ekonomi, ideologis, sosial dan budaya dalam kehidupan masyarakat. Karena itu diperlukan sumber hukum dalam kondisi ini. Ini berarti bahwa dasar hukum baru dihasilkan dari kondisi ini.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*